SMKN 1 Lembar Lombok Barat mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dan Dikbud NTB untuk pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) berupa kapal simulator atau bridge simulator berstandar berstandar International Maritime Organization (IMO). Proyek kapal simulator satu-satunya di wilayah Indonesia Timur inipun berkualitas bagus. Pengerjaannya sesuai spek dan melibatkan masyarakat sekitar.
Kepala SMKN 1 Lembar Ahmad Quroni yang ditemui di kantornya mengatakan, pihaknya diberikan bantuan DAK Rp1,3 miliar untuk bangunan RPS kapal simulator oleh kementerian dan Dinas Dikbud NTB sebagai upaya menjadikan sekolah itu salah satu pusat sekolah kemaritiman di Bali, NTB, NTT. “Dan ini satu-satunya di wilayah timur Indonesia, kami berterima kasih atas bantuan dari Kementerian dan Dikbud ini,”jelas dia Senin (9/1). Bantuan gedung RPS ini dilengkapi dengan sarana prasarana atau peralatan. Dan diharapkan kedepan, adanya bantuan DAK bangunan RPS kapal simulator ini menjadi langkah awal mewujudkan pusat kemaritiman di NTB.
Sebab setelah bantuan kapal simulator ini, dilakukan tahapan approval oleh Perhubungan Laut Kemenhub. Tim Kemenhub akan intens turun ke sekolah melakukan pendampingan dan pelatihan serta melihat siswa siswi di SMKN 1 Lembar.
Dalam pengerjaannya proyek bangunan RPS ini tidak ada masalah. Meskipun melebihi waktu kontrak selama enam bulan, namun ada ketentuan Kemenkeu membolehkan untuk diperpanjang 50 hari kedepan. Saat ini progres pengerjaan proyek itu di atas 90 persen. Dan ia yakin bangunan proyek itu bisa selesai bulan Februari.
Menyoal adanya pihak tertentu yang menguji kualitas proyek DAK SMK? Menurut dia, sah-sah saja. Namun yang menguji bangunan itu adalah yang berwenang yakni pemeriksa. Yang jelas kata dia, pengerjaan proyek DAK ini sangat proporsional dan profesional. Itu dilihat dari hasil pengerjaan sesuai spek, bagus dan megah. Dan baru tahun ini, lanjut dia, pengerjaan DAK swakelola tipe 1 sangat membantu sekolah dan warga masyarakat. Artinya pelibatan masyarakat, warga sekitar sangat tinggi. Sekolah pun sangat terbantu, sebab bisa diawasi oleh sekolah maupun warga masyarakat. “Alhamdulillah bisa dilihat dan monitor langsung, bangunan proyek ini megah,”ujarnya. Untuk peralatan jelas dia, sudah ada. Tinggal dipasang begitu selesai pengerjaan bangunan gedung ini.
RPS ini kata dia diperuntukkan bagi jurusan Nautika Kapal Niaga. Dimana di SMKN 1 Lembar sendiri memiliki 6 jurusan, dengan tiga program yakni program kapal niaga, kapal penangkap ikan dan agribisnis perikanan. Untuk jurusan agribisnis terdiri dari jurusan agribisnis perikanan air laut dan jurusan agribisnis perikanan air tawar. Program kapal penangkapan ikan, ada dua jurusan, yakni Nautika kapal penangkap ikan dan Teknika penangkapan ikan. Begitupula jurusan kapal Niaga, terdapat dua jurusan, yakni Nautika kapal niaga dan teknika kapal niaga. “Yang akan di-approval adalah jurusan Nautika kapal niaga, kemudian Teknika Kapa Niaga belakangan”jelas dia.
Lebih lanjut dikatakan, banyak kelebihan dan manfaat dari bantuan DAK RPS ini. Diantaranya, setelah sekolah diapprove maka ijazah yang dikeluarkan adalah ANT 4 atau perwira tingkat 4. Lisensi pun bisa dikeluarkan langsung oleh sekolah, karena sudah diapprove. Sehingga tidak perlu lagi siswa siswi SMKN 1 Lembar maupun di NTB ini keluar daerah. Justru, sekolah luar daerah akan datang ke SMKN 1 Lembar. Selain itu, SMKN 1 Lembar bisa membuka pelatihan BST. Kaitan dengan persiapan
approve, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya, sudah kerjasama dengan Nami NTB, sehingga anak-anak tidak perlu ke Surabaya. “Dan rating bisa kita laksanakan disini, itulah kita membantu anak-anak dan masyarakat,”jelas dia. Sekolah-sekolah lain lanjut dia, justru akan datang ke SMKN 1 Lembar untuk mengurus BST maupun rating dan lainnya.
Termasuk bagi siswa mau praktek PKL di atas kapal, surat yang pertama dicari adalah surat izin berlayar (SIB). Dan SIB ini, hanya boleh dikeluarkan oleh sekolah yang sudah approval. Sehingga nantinya, Tim Perhubungan Laut akan melakukan Bimtek untuk persiapan approval ini. “Tahun ini pun kami sudah siap menjadi salah satu ikon sekolah pelayaran di NTB,”imbuh dia. Sehingga dengan adanya Simulator ini, bisa diperoleh beberapa manfaat dan kelebihan. Yakni untuk menunjang BLUD SMK, bursa kerja khusus (BKK), magang kerja, serapan industri dan kerja bisa berjalan.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Komite SMKN 1 Lembar H Taufik Asy’ari. Menurut mantan Kades Labuan Tereng ini, terkait DAK bangunan RPS SMKN 1 Lembar ini sangat luar biasa. “Kami bersyukur sekali. Dan terkait bantuan ini, sekolah tetap komunikasikan dengan kami (warga),”ujarnya. Pelibatan warga juga sangat besar, baik dari sisi tenaga kerja dan material. Ia merasa bangga dengan adanya bantuan ini. Sehingga ia nerharap bisa dimanfaatkan dan dipergunakan sesuai tujuannya. Memajukan sekolah, siswa siswi dan daerah. (Her)